Iseng [Kucing Bego]
Ada dua ekor kucing yang sedang
nongkrong di atap rumah. Mereka terlihat saling membelakangi dan diam. Setelah
lama diam, akhirnya salah satu dari mereka memulai pembicaraan;
Kucing
Jantan (KJ) : “Meooooowww… Dek, aku mau kita putus!”
Kucing
Betina (KB) : “Miuuuuwww.” (Karena betina makanya suaranya kayak gitu dan pas
banget singkatannya KB, jadi populasi kucing akan berkurang dengan
dicanangkannya progam KB bagi para kucing betina.) “APA????” (Backsoundnya
kayak yang di sinetron-sinetron ; JEREJENG-JEREJENG).
KJ
: “Iya dek, aku mau minta putus!”
KB
: “Tapi kenapa, mas?” (Masang tampang bingung dan memelas.)
KJ
: “Ya pokoknya aku mau kita putus!”
KB
: “Mas, tapi aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku.”
KJ
: “Dan aku sudah tidak mencintaimu dek!”
KB
: “Kenapa, Mas? Apa kamu sudah mulai tertarik dengan kucing sebelah?”
KJ
: “Jangan bawa-bawa kucing lain! Ini semua karena―karena―karena―,”
“Sayurrrr,
sayurrrnya bu, tante, nenek, oma. Sayurrrr…” Tiba-tiba lewat tukang sayur yang
mengganggu pembicaraan mereka. Setelah suara si tukang sayur mulai menjauh,
kucing jantan melanjutkan pembicaraannya;
KJ
: “Karena kamu sudah menipuku selama ini!” (Buang muka kayak pemain sinetron.
Dan lagi-lagi pakai backsound.)
KB
: “Menipu apa, Mas? Sejak bertemu denganmu hanya kamu yang kucintai, dan tidak
ada kucing jantan lain yang ada di hatiku selain kamu.”
KJ
: “Sudah! Jangan membawa-membawa cinta. Pokoknya aku kecewa sama kamu, dan mau
kita putus!”
KB
: “Baik Mas, kalau itu maumu dan asalkan itu membuatmu bahagia aku rela. Tapi
beri aku penjelasan, hal apa yang telah aku tipu?”
KJ
: “Kamu bukanlah seorang wanita! Kamu menipuku selama ini.”
KB
: “Maksudmu, Mas?”
KJ : “Barusan aku baca buku sains tentang
ciri-ciri remaja yang mulai puber, dan di situ tertera; pada saat puber seorang laki-laki akan mulai tumbuh kumis tipis.
Jadi kamu selama ini telah menipuku, kamu bukan wanita! Masa’ wanita berkumis!”
KB
: “?!”
Komentar
Posting Komentar